Diposkan pada indonesia

Brata, Serial Kriminal Asli Indonesia yang Harus Kamu Tonton!

Criminal Minds, CSI, dan NCIS termasuk drama kriminal yang cukup terkenal dengan banyak season dengan banyak penggemar pula-dan tentunya jadimenjadi favorit saya. Saya pun sangat telat mengetahui serial-serial itu sehingga kadang membuat saya malas untuk menonton ulang dari season 1 yang udah sangat lama tayang. Ternyata, drama kriminal Korea juga punya banyak drama seperti itu. Dengan episode dan season yang lebih sedikit, membuat saya lebih memilih untuk nonton drama Korea tentang kriminal. Mulai dari Voice 1 sampai 3, Tunnel, dan Signal yang merupakan drama yang masuk di jajaran tertinggi di genre kriminal.

Saya kadang berharap bahwa perfilman Indonesia juga mampu membuat serial serupa. Bukan hanya sinteron kehidupan percintaan atau adab yang kejar tayang. Sayangnya, beberapa tahun belakang cukup banyak series yang bisa dibilang bermutu hanya tayang di platfrom streaming online saja. Salah satunya adalah layanan streaming Hooq. Ditahun 2018, Hooq dan Telkomsel Maxstream bekerja sama membuat serial original bertajuk pembunuhan dan kriminal di Indonesia. Melalui serial Brata, kita diperlihatkan sisi lain dunia kepolisian.

Brata

Judul : Brata

Sutradara : Kuntz Agus, Micheal Pohorly, dan Aldo Swastia

Penulis Naskah : ES Ito

Jumlah Episode : 6 Epidose

Dapat ditonton di : Telkomsel Maxstream dan Youtube Channel “Sinema Dua satu”

Sinopsis Season 1 

Brata, seorang polisi jujur yang kadang bersikap kasar dan tak segan-segan menghajar penjahat yang melawan dirinya. Seringkali dirinya mendapat teguran dari sang atasan atas emosinya yang sulit dikontrol dan meluap-luap.

Suatu ketika, ditemukan potongan-potongan tubuh mayat di sebuah gedung tua. Si pelaku meninggalkan sebuah kode berupa boneka Cepot. Tokoh wayang ini sendiri punya makna seseorang yang lugu tapi sebenarnya cerdas. Cepot, menggambarkan si pelaku itu sendiri. Brata dan timnya yang mengurus kasus tersebut mengira akan selesai dengan mudah, nyatanya tidak.

Pemain

brata-spotlight-ok-427x605

Oka Antara sebagai Brata

Brata adalah salah satu orang dengan masa lalu yang cukup kelam dan selalu ia tutupi dari siapapun. Walaupun Brata punya sifat yang kasar, dia adalah ketua tim yang sangat peduli dengan anggotanya.

IMG-20181006-WA0011

Laura Basuki sebagai Vera

Vera adalah seorang dokter forensik. Dirinya memiliki anak bernama Miko yang hak asuhnya dimiliki oleh ayah Miko. Vera memiliki karakter yang mandiri dan pendiam.

93189893_603151903609126_8884591990056512921_n

Rendy Kjaernett sebagai Putut

Putut adalah anggota baru di tim Brata. Kehadirannya cukup menghibur dengan tingkahnya yang kadang juga membuat kesal sendiri.

MV5BZmVkMWNkY2QtNTY1OC00OTE0LTliZjktODFlNGNkZjBlNDkyXkEyXkFqcGdeQXVyNDc3ODQ0NzE@._V1_SY1000_CR0,0,562,1000_AL_

Eduward Manalu sebagai Setiawan

Setiawan adalah atasan Brata yang sangat peduli pada Brata.

MV5BMTRlOWRhMGUtNzhiYS00NzdmLWE4OTMtYTIyODVlZDkyOTM1XkEyXkFqcGdeQXVyNDc3ODQ0NzE@._V1_

Haydar Salishz sebagai Roni

Roni adalah rekan kerja Brata. Dirinya lebih senang bertindak sebagaimana polisi bertindak dan mengikuti peraturan. Dirinya tak terlalu suka dengan tindakan Brata yang brutal. Namun, pada akhirnya dia mengerti dan menjadi orang terdekat Brata.

images

Yayu A.W. Unru sebagai Arifin

Arifin adalah ayah Vera sekaligus seorang politisi yang sedang mencalonkan diri menjadi Walikota. Apa saja ia lakukan demi mencapai tujuannya. Salah satunya adalah dengan menutup rahasianya rapat-rapat.

IMG-20181006-WA0008

Bisma Karisma sebagai Teja

Teja seorang office boy yang seringkali membantu Brata dan Vera dalam menyelidiki kasus. Namun, dibalik itu semua dirinya menyimpan rahasia yang tak terduga. Dibalik karakternya yang lugu, ia menyembunyikan karakter aslinya.

5ba8b3be1c6776310_3

Ivanka Suwandi sebagai Mara

Mara adalah cenayang yang terkadang membantu Brata melihat masa lalu dari benda yang ia sentuh. Mara juga kerap memberikan nasehat kepada Brata. Mara juga tinggal bersam Teja dan membantunya.

Review

Pada season pertama ini, diceritakan adanya temuan potongan tubuh mayat di sebuah gedung tua. Ternyata, setelah diteliti oleh dokter Vera diketahui bahwa itu bukan potongan tubuh satu orang, melainkan dua orang. Dengan adanya kode dan teka-teki itu, Brata dan timnya mulai mencari tahu lebih dalam. Sepertinya bukan hanya mereka saja yang berusaha memecahkan puzzle tersebut. Penonton pun serasa diikutsertakan dalam kasus tersebut. Menebak siapa pembunuh sebenarnya dan alasan dibalik itu semua.

Oka Antara sangat cocok memerankan karakter Brata dan terasa pas. Bahkan dari serial ini, Oka Antara berhasil mendapatkan penghargaan Pemeran Utama Pria terbaik dalam Asian Academy Creative Awards (AACA) 2019. Yang menarik dari karakter Brata selain sikapnya adalah ia memiliki kemampuan melihat masa lalu dari benda yang ia sentuh. Dengan bantuan seorang cenayang, ia pun berusaha menyelidiki penyebab kematian para korban melalui benda-benda milik mereka. Dengan kemampuan ini, satu persatu jalan pun mulai terbuka.

Selain itu, ada Laura Basuki yang berperan sebagai Vera yang merupakan dokter forensik. Diceritakan kalau Brata itu diam-diam naksir Vera. Banyak lika-liku yang harus dihadapi oleh Brata dan Vera.

Terlibatnya Bisma Karisma sebagai Teja yang merupakan office boy di kantor polisi tempat Brata bekerja juga menarik. Bisma yang dulunya seorang anggota boyband, meski sudah beberapa kali bermain peran, mampu menjadi sosok Teja yang cukup misterius dan aneh.

Banyak tokoh-tokoh yang kita kira adalah pembunuhnya, ternyata salah. Tokoh tak terduga jadi kejutan di serial ini.  Meski hanya 6 episode, tapi menurut saya pemecahan kasus tidak terlalu buru-buru. Setiap episode, kasus dipecahkan satu persatu. Hanya saja, pada episode terakhir terasa “Gini akhirnya? Seriously?!” Memang akhir ceritanya tak terduga dan cukup mengesalkan.

Dari segi scoring saya suka. Terutama theme song yang menjadi opening. Pengambilan gambar yang cinematic benar-benar memanjakan mata. Membuat kita tetap tertarik untuk mengikuti kisah Brata hingga akhir episode. Tone yang terasa kelam dan suram juga menjadi kesan tersendiri. Jangan lupakan darah yang juga terasa real, cukup memuaskan karena tidak disensor menimbulkan kesan nyata.

Season 1 dimulai dengan apik meski dengan akhir yang terasa tak adil. Kamu akan diajak untuk mengenal dunia kepolisian yang jarang diketahui masyarakat biasa seperti kita. Menyaksikan bagaimana polisi-polisi itu bekerja dalam memecahkan kasus. Bagaimana dendam bisa mengubah dan merusakan seseorang. Kejam dan gelapnya dunia perpolitikan yang ada. Semuanya akan saling berkaitan.

Kamu masih bisa melihat kelanjutan kisah brata di season dua. Selamat menyaksikan dan nikmati ketegangannya!

 

Diposkan pada Drama Thailand

Bedah The Gifted (2018) : Sinopsis, Pemain, dan Review

Spoiler Alert!!!

Beberapa waktu yang lalu, saat saya scrolling explore Instagram ngga sengaja menemukan sebuah postingan yang membahas The Gifted. Ternyata, banyak juga yang menyukai drama yang satu ini. Sebagai penggemar, saya rasa kita juga udah ngga sabar menyaksikan season 2 The Gifted yang akan tayang 2020 ini.

Nah, mari kita flashback sebentar ke season pertamanya. Untuk kamu yang mungkin baru ingin menonton untuk pertama kalinya harus banget baca ini!Q53rWc

Judul        : The Gifted (2018) /  นักเรียนพลังกิฟต์
Directors : O Patha Thongpan, Sand Dhammarong Sermrittirong, Waasuthep Ketpetch,      Dome Jarupat Kannula
Genre       : Suspense, Friendship, Thriller, School, Youth, Sci-fi, Famtasy, Supernatural
Episode    : 13 Episode
Tayang     : 5 Agustus – 4 November 2018
Durasi      : 55 Menit
Rating      : 13+

Lanjutkan membaca “Bedah The Gifted (2018) : Sinopsis, Pemain, dan Review”

Diposkan pada Drama Thailand

Bertema Anak Sekolahan, 6 Drama Thailand Ini Seru Banget!

Drama Thailand akhir-akhir ini semakin banyak dilirik. Apalagi, sejak tahun 2019 menurut saya banyak drama-drama yang jalan ceritanya memang bagus. Terlebih lagi, banyaknya drama yang bertema sekolahan. Ngga cuma menceritakan kehidupan siswa atau sekadar cerita romance ala-ala anak sekolahan, tapi lebih dari itu.

Beberapa cerita juga mengusung tema science fiction dan action yang memukau. Nah, kali ini ada tujuh drama yang harus kamu coba tonton. Selain memberikan pesan moral, kamu juga akan disuguhkan dengan beberapa masalah yang seringkali dialami para siswa. Nah, beberapa rekomendasi berikut ini difokuskan untuk cerita yang tentang siswa smp dan sma saja.

1. Hormones The Series

Hormones_season_1_poster

Lanjutkan membaca “Bertema Anak Sekolahan, 6 Drama Thailand Ini Seru Banget!”

Diposkan pada Drama Thailand

Drama Thailand yang Wajib Kalian Tonton Part 2

Halo!! Ketemu lagi di bagian kedua dari rekomendasi drama Thailand. Beberapa drama merupakan keluaran dari GMM-TV. Emang ya, produksi GMM itu bagus-bagus dan banyak banget. Ditambah lagi, kamu bisa dengan mudah mengakses dramanya karena GMM menyediakan channel khusus berisikan semua drama keluarannya. 

Eits, tapi selain keluaran GMM-TV banyak juga drama-drama dari saluran lain yang ceritanya juga bagus. Berikut beberapa lanjutan rekomendasi dari part sebelumnya.

6. Love Beyond Fontier

QK3zQf

Lanjutkan membaca “Drama Thailand yang Wajib Kalian Tonton Part 2”

Diposkan pada Korea, Movie

Rekomendasi Drama Korea Terbaru 2020 Selama #Dirumahaja Part 1

Drama korea, salah satu tontonan yang menjadi pilihan hampir semua orang terutama kaum perempuan. Drama korea bisanya tak jauh-jauh dari kisah romansa yang menyenangkan. Aktor tampan dan aktris cantik juga menjadi salah satu nilai tambah dalam sebuah drama. Sejak awal tahun, banyak drama Korea yang menarik dan bagus. Tayang di bulan April 2020 lalu, saya akan merekomendasikan beberapa drakor yang bisa kamu tonton selama dirumah. Check it out!

1. 365 : Repeat The Year

365_Repeat_the_Year

Drama ini menceritakan 10 orang yang sama-sama menginginkan kehidupan sempurna. Mereka melewati perjalanan waktu dan kembali ke satu tahun yang lalu. Mereka bisa mengulang kembali kehidupan supaya di masa mendatang lebih baik. Namun, suatu hal terjadi dan malah mengancam kehidupan mereka. Lanjutkan membaca “Rekomendasi Drama Korea Terbaru 2020 Selama #Dirumahaja Part 1”

Diposkan pada Movie

Rekomendasi Series Buat Kamu yang Lagi ‘Dirumah Aja’ Part 1

Beberapa orang sering bertanya pada saya mengenai tontonan rekomendasi untuk mengisi waktu luang. Maka dari itu, here we go! Berikut ini adalah beberapa rekomendasi serial untuk kamu. List ini berdasarkan yang sudah saya tonton! Semoga kamu suka!

1. Legacies

Legacies-Season-2-Released-on-Netflix

Legacies merupakan spin off dari serial The Vampire Diaries dan The Orginals. Becerit tentang Hope Mikaelson, putri Klaus Mikaelson dan Hayley Marshall, yang merupakan keturunan dari vampir, manusia serigala, dan penyihir. Dua tahun setelah peristiwa The Originals, Hope yang berusia 17 tahun masuk ke Sekolah Salvatore bagi remaja yang seperti dirinya. Salvatore menyediakan tempat berlindung di mana makhluk gaib dapat belajar mengendalikan kemampuan dan dorongan hati mereka. (sumber : Wikipedia).

legacies-recap-1

Serial ini seru untuk diikuti, meskipun di awal-awal akan terasa membosankan. Setiap episode menghadirkan cerita yang membuat penasaran dan tentunya menarik. Kamu akan melihat dunia vampire, penyihir, manusia serigala, dan mahluk ‘mitos’ lainnya. Kamu juga bisa melihat romansa beberapa pasangan di serial ini.

Di Season pertama, kamu akan melihat Hope dan teman-temannya berusaha melawan monster-monster yang muncul dari Malivore sejak kemunculan Landon di sekolah mereka. Kemudian, di season dua akan lebih memperlihatkan konflik yang lebih kompleks antara kisah asmara Hope, Landon, dan Josie. Selain itu juga tentang penggabungan the twins lizzie & Josie. Sekarang, Legacies sudah memiliki dua season dengan 32 episode. Season 3 diperkirakan akan tayang pada Oktober 2020 nanti.

Lanjutkan membaca “Rekomendasi Series Buat Kamu yang Lagi ‘Dirumah Aja’ Part 1”

Diposkan pada Review Film

(Review) ABRACADABRA 2020 : Film Fantasi Indonesia yang Penuh Warna

49a88431-fba7-4a0a-8e84-ef5defe571b4 (1)

Abracadabra, film yang tayang 9 Januari 2020 yang lalu ini bertemakan fantasi dan petualangan. Film yang disutradarai oleh Faozan Rizal dan diproduseri oleh Ifa Isfansyah ini berada dibawah naungan rumah produksi Fourcolours Film.

Berkisah tentang kehidupan Lukman (Reza Rahadian), si pesulap muda yang memutuskan untuk pensiun dini. Namun, dipertunjukan terakhirnya terjadi sebuah peristiwa yang misterius. Seorang anak kecil yang menjadi volunteer untuk masuk kedalam kotaknya mendadak menghilang didalam kotak. Lukman berusaha menemukan sang anak kecil, tapi tak berhasil. Hingga suatu ketika, seorang perempuan muda tiba-tiba saja muncul dari dalam kotak kayu itu. Lukman pun akhirnya memutuskan untuk mencari dan memecakan misteri dibalik kotak kayu peninggalan ayahnya.

Sebuah cerita yang ringan untuk diikuti

Film yang berdurasi 1 jam lebih ini terasa ringan untuk diikuti. Kamu hanya perlu mengikuti tiap alurnya dengan seksama. Ceritanya tidak berbelit, meskipun banyak meninggalkan lubang hitam di tiap scenenya. Menimbulkan pertanyaan yang tak terjawab dari tiap adegan yang ada. Terlalu ringan dan ringkas untuk sebuah cerita fantasi.

Cerita hanya berputar pada sosok Lukman dan kepala polisi yang sibuk mengejar Lukman yang dituduh melakukan penculikan atas hilangnya orang-orang dalam kotak milik nya. Petualangan Lukman untuk mencari kebenaran kotak misterius itu cukup asik untuk diikuti. Ditambah lagi dengan teka-teki yang harus ia pecahkan.

Menurut saya sendiri, film ini mengangkat pekerjaan pesulap yang seringkali dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Tak jarang pesulap dicap sebagai penipu karena trik-trik yang mereka lakukan. Nyatanya, film ini ingin menunjukan bahwa sulap adalah sebuah seni dan magis tersendiri bagi orang yang melakukan dan menyaksikannya.

Visual sinematografi yang memanjakan mata

54e7cd88-11fe-4476-afb5-dcdf7c1ed20f
instagram.com/abracadabrafilm

Tone warna yang cerah seperti menjadi ciri khas dalam film ini. Menurut saya sendiri, color grading dalam film benar-benar memuaskan. Ditambah lagi dekorasi dan latar tempat yang kelihatan estetik. Seluruh proses syuting dilakukan di Yogyakarta. Mulai dari gedung pertunjukan, hutan, air terjun, hingga pantai rahasia tempat tinggal Lukman dalam film. Semua tempat rata-rata adalah lokasi yang nyata. Mengambil latar tempat yang mungkin tidak banyak dikunjungi orang sebelumnya. Setelah menonton film ini, saya sendiri merasa tertarik untuk mengunjungi lokasi nyata dari film yang benar-benar ada di Yogyakarta.

Ditambah lagi dengan kostum tokoh ala-ala bangsawan yang mewah, tak membosankan mata. Sayangkan, kebanyakan latarnya terasa sepi, hanya dengan decor dan perabotan seadanya. Suasana disekitar tokoh yang hening, hanya ada pembicaraan beberapa kalimat yang kadang terasa gantung.

Bertabur Tokoh yang Terkesan Hanya Jadi ‘Pelengkap’

e7379df2-348f-4f8f-9648-eeaf0d963b90
instagram.com/abracadabrafilm

Meskipun banyak tokoh yang terlibat, sepertinya mereka tak diberikan banyak tempat dalam film ini. Mereka hanya wara wiri tanpa benar-benar memiliki pengaruh di film ini, selain Lukman itu sendiri. Bahkan, kehadiran Lukman pun masih menyimpan misteri tersendiri. 

Bahkan, kepala polisi (Butet Kertaradjasa) yang terus mengejar Lukman tanpa alasan yang kuat. Entah ingin mengambil kotak  misterius atau menangkap Lukman dengan kasus penculikan. Belum lagi dengan para pesulap lain yang sekadar muncul menjadi pelengkap. 

Para tokoh bermain dengan peran masing-masing tanpa dieksplor secara mendalam dalam film ini. Penonton dibiarkan berimajinasi sendiri. Setidaknya, tiap karakter tidaklah membuat penonton bosan. 

Penontonlah yang menyimpulkan akhir cerita

Mungkin setelah kamu selesai menonton film ini akan dibuat pusing, bingung dan bertanya-tanya tentang akhir film ini. Terlihat menggantung dengan masih banyak pertanyaan yang belom terjawab. Lagi-lagi, penontonlah yang akan menyimpulkan ending seperti yang mereka inginkan. 

Secara keseluruhan, film ini menyenangkan dan cocok ditonton sendiri ataupun bersama keluarga, sahabat, atau kekasih. 

 

Diposkan pada Review Film

(Review) Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (2020) : Setiap Keluarga Punya Rahasia

Satu kata buat film ini, AMBYAR!

Spoiler alert! Tayang 2 Januari yang lalu, Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini telah menembus 1 juta lebih penonton per 9 januari 2020. Sebuah film yang diangkat dari buku dengan judul yang sama karya Marchella FP. Film besutan Angga Dwimas Sasongko ini menceritakan tentang problematika sebuah keluarga dan masalah yang dihadapi oleh masing-masing anggota keluarganya.

Film pembuka awal tahun 2020 yang terbaik!

Lanjutkan membaca “(Review) Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (2020) : Setiap Keluarga Punya Rahasia”

Diposkan pada Review Film

(Review) Imperfect, Belajar Mencintai Ketidaksempurnaan

91e09e4f-be74-497f-a63a-9c3c8b4a4854
sumber : instagram.com/film_imperfect

Ubah insekyur jadi bersyukur.

Body shaming dan Insecure telah menjadi kata yang sudah biasa terdengar di telinga kita. Bukan hanya mendengar, mungkin kamu juga pernah bahkan sering mengalaminya. Pecah, satu kata buat film karya Ernest yang satu ini! Diadaptasi dari novel karya Meira dengan judul sama, Imperfect bukan hanya sekedar film, tapi juga pelajaran mengenai hidup terutama seorang perempuan dan rasa percaya diri.

Karakter dengan Insecurenya masing-masing

Lanjutkan membaca “(Review) Imperfect, Belajar Mencintai Ketidaksempurnaan”

Diposkan pada Review Film

(Review) Jumanji : The Next Level (2019)

Jumanji-The-Next-Level-poster
Sumber : flickeringmyth.com

Rilis pada 6 Desember yang lalu di Indonesia, Jumanji mendapatkan sambutan hangat dan antuasias dari para penggemar. Dari segi cerita, Jumaji memang menyajikan petualangan ‘the next level’ dengan cerita yang lebih menarik dan menantang dari sebelumnya. Sayangnya Saya sendiri merasa kurang greget setelah menonton. Daripada penasaran, langsung aja baca reviewnya yuk!

Kemunculan Beberapa Karakter Baru Hingga Kakek-Kakek Berotot yang Mengejutkan!

Lanjutkan membaca “(Review) Jumanji : The Next Level (2019)”